Kenapa Tantangan SEO Sering Bikin Pemula Pusing?
Banyak pemilik website baru datang dengan semangat tinggi. Website sudah jadi, artikel sudah ditulis, bahkan desainnya sudah rapi. Tapi setelah beberapa minggu atau bulan, muncul satu pertanyaan klasik: “Kok website saya sepi ya?” Di sinilah biasanya orang mulai sadar bahwa SEO itu tidak sesederhana yang dibayangkan.
Tantangan SEO sering kali muncul bukan karena kita malas, tapi karena ekspektasi yang kurang realistis. Banyak yang mengira SEO itu tinggal pasang keyword, publish artikel, lalu tunggu Google menaikkan ranking. Padahal kenyataannya, SEO itu lebih mirip maraton, bukan sprint.
Buat pemula atau pebisnis baru, tantangan SEO website terasa makin berat karena harus belajar banyak hal sekaligus. Mulai dari konten, teknis website, sampai urusan backlink. Ditambah lagi, informasi SEO di internet sering terpecah-pecah dan kadang malah saling bertentangan.
Artikel ini akan membahas tantangan SEO yang paling sering dihadapi, kenapa tantangan itu muncul, dan bagaimana cara menyikapinya dengan lebih realistis. Bahasanya santai, pakai contoh sehari-hari, supaya kamu tidak merasa sedang baca buku teknis yang bikin pusing.
Download Ebook SEO Website, Instagram & Tiktok Terbaru dari Beruang Digital!
Apa Itu Tantangan SEO dan Kenapa Penting Dipahami Sejak Awal?
Kalau dijelaskan secara sederhana, tantangan SEO adalah berbagai hambatan yang membuat website sulit berkembang di mesin pencari, khususnya Google. Hambatan ini bisa muncul dari sisi teknis, konten, strategi, sampai mindset pemilik websitenya sendiri.
Untuk pemula, tantangan SEO website sering terasa lebih berat karena:
- Website masih baru (belum punya “nama” di mata Google)
- Konten masih sedikit
- Otoritas dan backlink hampir nol
- Ilmu SEO masih campur aduk
Ibarat buka warung baru di jalan kecil, tentu tidak bisa langsung berharap ramai seperti minimarket besar. Butuh waktu agar orang tahu warung itu ada, percaya dengan kualitasnya, lalu datang lagi dan lagi.
Memahami tantangan SEO sejak awal itu penting supaya kamu:
- Tidak cepat menyerah
- Tidak terjebak janji “SEO instan”
- Bisa fokus ke langkah yang paling masuk akal
Banyak pemilik website berhenti di tengah jalan bukan karena SEO tidak bekerja, tapi karena tidak siap dengan tantangannya. Padahal, kalau tahu apa saja rintangannya, kamu bisa menyusun strategi yang lebih tenang dan terarah.
Tantangan SEO yang Paling Sering Dihadapi Pemula & Website Baru
Berikut ini adalah tantangan SEO website yang paling sering bikin pemula dan pemilik website baru merasa “kok SEO ribet banget ya?”. Kita bahas satu per satu secara lebih dalam.
a. Persaingan yang Terlalu Ketat di Google
Salah satu tantangan SEO terbesar adalah bermain di keyword yang salah. Banyak pemula langsung menargetkan keyword besar seperti “jasa digital marketing” atau “belajar SEO”, padahal keyword ini sudah dikuasai website besar, marketplace, dan brand lama.
Ibaratnya, website baru itu seperti toko kecil yang baru buka, tapi langsung ingin bersaing dengan mall besar. Bukan tidak mungkin, tapi jelas butuh waktu dan strategi yang jauh lebih matang.
Masalahnya, banyak pemula tidak sadar bahwa:
- Google cenderung lebih percaya website yang sudah punya rekam jejak
- Website baru perlu “pemanasan” dulu lewat keyword yang lebih spesifik
Inilah kenapa persaingan menjadi tantangan SEO website yang sangat terasa di awal.
b. Algoritma Google yang Terus Berubah
Tantangan SEO berikutnya adalah perubahan algoritma Google. Hari ini strategi A masih jalan, beberapa bulan kemudian performanya turun. Ini sering bikin pemula panik dan mengira SEO-nya “salah total”.
Padahal, perubahan algoritma itu normal. Google hanya menyesuaikan cara menilai konten agar hasil pencarian makin relevan untuk pengguna.
Kesalahan yang sering terjadi:
- Terlalu reaktif terhadap update
- Mengubah strategi besar-besaran tanpa evaluasi
- Ikut-ikutan tren SEO tanpa paham konteks
Bagi pemula, tantangan SEO di sini bukan algoritmanya, tapi kurangnya pemahaman cara menyikapinya.
c. Konsistensi Membuat Konten Berkualitas
Membuat konten itu tidak sulit. Yang sulit adalah konsisten.
Banyak website baru rajin di awal:
- Minggu pertama: 5 artikel
- Minggu kedua: 3 artikel
- Bulan berikutnya: berhenti
Ini tantangan SEO yang sangat umum. Konten SEO itu seperti menanam pohon. Kalau hanya disiram di awal lalu ditinggal, hasilnya tidak akan maksimal.
Selain itu, tantangan lain muncul saat:
- Kehabisan ide
- Bingung menentukan topik lanjutan
- Terlalu fokus panjang artikel, lupa kualitas isi
d. Bingung Menentukan Keyword yang Tepat
Keyword adalah fondasi SEO. Tapi justru di sinilah banyak pemula tersandung.
Kesalahan umum:
- Keyword terlalu umum → saingan berat
- Keyword terlalu teknis → jarang dicari
- Keyword tidak sesuai intent pencarian
Akibatnya, artikel sudah jadi, tapi:
- Tidak muncul di Google
- Atau muncul tapi tidak diklik
Inilah kenapa riset keyword sering jadi tantangan SEO pemula yang cukup menguras energi.
e. Masalah Teknis Website yang Tidak Disadari
Banyak pemilik website fokus ke konten, tapi lupa bahwa mesin pencari itu butuh struktur yang rapi.
Masalah teknis yang sering terjadi:
- Website lambat
- Tidak mobile-friendly
- Struktur heading berantakan
- Sitemap tidak optimal
Ibaratnya, konten kamu bagus, tapi “rumahnya berantakan”, jadi Google kesulitan membaca isinya.
f. Minim Backlink & Otoritas Website
Website baru hampir pasti belum punya backlink. Ini wajar, tapi tetap jadi tantangan SEO website.
Tanpa backlink:
- Google butuh waktu lebih lama untuk percaya
- Konten lebih sulit bersaing di keyword menengah–tinggi
Masalahnya, banyak pemula tidak tahu bagaimana cara membangun backlink yang aman dan alami.
g. Kurangnya Waktu, Fokus, dan Kesabaran
SEO itu butuh waktu. Sayangnya, banyak pebisnis ingin hasil cepat karena:
- Sudah keluar biaya bikin website
- Sudah capek bikin konten
Ketika hasil tidak langsung terlihat, SEO dianggap “tidak efektif”. Padahal tantangannya bukan di SEO-nya, tapi di ekspektasi.
Cara Menghadapi Tantangan SEO Website Secara Realistis & Praktis
Setelah tahu tantangannya, sekarang kita bahas cara menghadapinya secara masuk akal, tanpa janji manis SEO instan.
1. Turunkan Ego Keyword, Naikkan Peluang Ranking
Daripada memaksa keyword besar, lebih baik:
- Mulai dari keyword panjang (long-tail)
- Fokus ke masalah spesifik audiens
- Contoh:
❌ “SEO”
✅ “tantangan SEO website baru”
Cara ini membuat website baru punya pintu masuk lebih realistis ke Google.
2. Bangun Konten dengan Pola Bertahap
Jangan langsung kejar artikel panjang dan berat. Fokus dulu ke:
- Konten edukatif dasar
- Topik yang saling berhubungan
- Artikel yang benar-benar membantu
Konten SEO yang baik itu bukan soal “siapa paling panjang”, tapi siapa paling relevan dan jelas.
3. Bereskan SEO Teknis Paling Dasar Dulu
Tidak perlu langsung ribet. Cukup fokus ke:
- Website cepat dibuka
- Tampilan rapi di HP
- Struktur heading jelas
- URL mudah dibaca
Ini seperti memastikan toko kamu nyaman dimasuki sebelum promosi besar-besaran.
4. Jadwalkan SEO Secara Realistis
SEO tidak harus setiap hari. Yang penting konsisten.
Contoh realistis:
- 1–2 artikel per minggu
- Evaluasi sebulan sekali
- Update konten lama secara berkala
Dengan ritme seperti ini, tantangan SEO terasa lebih ringan dan tidak mengganggu aktivitas bisnis lain.
5. Bangun Backlink Secara Alami & Aman
Tidak perlu langsung ke strategi rumit. Mulai dari:
- Share konten ke media sosial
- Kolaborasi dengan website relevan
- Menulis konten yang memang layak dirujuk
Backlink yang baik itu datang karena kualitas, bukan karena dipaksa.
6. Ubah Mindset: SEO Itu Proses, Bukan Trik
Ini solusi paling penting.
Kalau kamu melihat SEO sebagai:
- Proses jangka panjang
- Investasi trafik organik
- Sistem yang saling terhubung
Maka tantangan SEO website tidak lagi terasa sebagai beban, tapi sebagai bagian dari pertumbuhan.
Belajar Menghadapi Tantangan SEO Lebih Terarah dengan Ebook Panduan SEO Beruang Digital
Salah satu tantangan SEO yang jarang disadari adalah belajar SEO tanpa arah yang jelas. Baca artikel A, nonton video B, ikut tips C akhirnya malah bingung sendiri.
Ebook Panduan SEO Website, TikTok, dan Instagram dari Beruang Digital disusun untuk membantu pemula dan pebisnis baru memahami SEO secara runtut. Di dalamnya, tantangan SEO tidak dibahas sebagai masalah terpisah, tapi sebagai bagian dari proses belajar yang wajar.
Ebook ini membantu kamu:
- Memahami alur SEO dari dasar
- Menyusun prioritas (mana yang harus dikerjakan dulu)
- Melihat SEO sebagai strategi jangka panjang, bukan trik cepat
- dan masih banyak lagi materi menarik lainnya
Dengan panduan yang lebih terstruktur, tantangan SEO website tidak lagi terasa menakutkan, tapi jadi bagian dari proses bertumbuh.
Baca Juga : SEO Website Adalah? : Ini Pengertian dan Cara Kerjanya
Tantangan SEO Itu Normal, yang Penting Cara Menyikapinya
Setiap website pasti menghadapi tantangan SEO, apalagi di fase awal. Jadi kalau sekarang websitemu belum naik, itu bukan tanda gagal, itu tanda sedang berproses.
Kuncinya ada di:
- Pemahaman yang benar
- Strategi yang realistis
- Konsistensi jangka panjang
SEO bukan sulap, tapi kalau dikerjakan dengan cara yang tepat, hasilnya akan datang. Pelan, tapi stabil. Dan dengan panduan belajar yang terarah, perjalanan menghadapi tantangan SEO akan terasa jauh lebih masuk akal dan menyenangkan.
Ebook Panduan SEO Beruang Digital dirancang untuk membantu pemula dan pemilik website baru memahami SEO tanpa harus loncat-loncat sumber. Kalau kamu ingin belajar SEO dengan arah yang jelas, ebook ini bisa jadi titik awal yang tepat.
Hubungi kami melalui nomor telepon 0851-1763-6569 untuk konsultasi terkait produk kami atau kunjungi website resmi kami di www.beruangdigital.id

