Dalam dunia pembuatan konten digital yang semakin cepat, memiliki brief content yang jelas adalah kunci agar konten yang kamu buat lebih terarah, konsisten, dan sesuai tujuan. Banyak kreator maupun bisnis yang kewalahan membuat konten TikTok atau Instagram karena tidak memiliki brief konten yang rapi sejak awal. Akibatnya, proses produksi menjadi lebih lama, arahnya tidak jelas, dan revisi terjadi berulang kali.
Di sisi lain, kreator atau tim marketing yang menggunakan konten brief justru jauh lebih efisien. Mereka tahu target audiens yang ingin dibidik, pesan apa yang harus disampaikan, hingga format visual yang tepat. Dengan memahami brief content adalah fondasi sebelum membuat konten, kamu bisa menyusun strategi yang lebih solid.
Artikel ini adalah panduan lengkap untuk memahami pengertian content brief, cara menyusunnya, hingga contoh brief content Instagram yang bisa kamu copy dan gunakan langsung. Jika kamu ingin membuat konten yang lebih profesional dan minim revisi, panduan ini wajib kamu simak sampai selesai.
Unduh & Dapatkan Ebook Mulai Kontenmu oleh Beruang Digital Sekarang Juga!
Memahami Pengertian Brief Content (Content Brief)
Secara sederhana, brief content adalah dokumen berisi informasi penting yang menjadi acuan dalam proses pembuatan konten. Dokumen ini menjelaskan tujuan, target audiens, pesan utama, format, tone, dan detail teknis lain yang dibutuhkan untuk menghasilkan konten yang tepat sasaran. Brief konten digunakan oleh creator, editor, desainer, videografer, social media specialist, hingga klien yang ingin memberikan arahan konten.
Tanpa konten brief, proses kreatif akan berjalan tanpa arah. Misalnya, konten sudah dibuat tapi tidak sesuai tujuan kampanye. Atau konten sudah dirancang bagus tapi ternyata tidak cocok dengan karakter target audiens. Karena itu, banyak perusahaan dan kreator profesional menjadikan brief konten sosial media sebagai langkah wajib sebelum memproduksi konten.
Yang paling penting, content brief membantu menyamakan persepsi antara tim kreatif dan pemilik bisnis. Ini mencegah miskomunikasi, mengurangi revisi, dan mempercepat proses produksi. Bahkan dalam dunia freelance, brief content menjadi kontrak mini untuk memastikan output sesuai ekspektasi.
Komponen Utama! Apa Saja Isi dari Content Brief
Untuk menyusun brief content yang efektif, kamu harus memahami elemen-elemen wajib yang ada di dalam dokumen tersebut. Berikut komponen penting yang harus dicantumkan:
-
Tujuan Konten
Apakah ingin edukasi, awareness, penjualan, atau engagement? Ini dasar dari cara membuat brief content yang tepat. -
Target Audiens
Deskripsikan siapa yang akan melihat konten seperti usia, minat, masalah yang dialami, kebutuhan mereka. Brief konten sosial media yang baik selalu memiliki persona yang jelas. -
Key Message (Pesan Utama)
Tulis satu kalimat inti yang harus diterima audiens. Misal: “Konten ini membantu pemula memahami cara memilih skincare.” -
Format & Jenis Konten
Apakah konten berupa Reels, TikTok short form, carousel, atau foto? Setiap format punya gaya penyampaian berbeda. -
Outline / Struktur Konten
Untuk video: Hook – Isi – CTA
Untuk carousel: Slide 1 – Info – CTA
Struktur ini membantu tim kreatif bekerja lebih cepat. -
Tone of Voice
Formal? Friendly? Edukatif? Humor? Ini membantu menciptakan konsistensi branding. -
Catatan Teknis
Termasuk durasi video, ukuran frame, CTA, keyword yang dipakai, referensi, atau warna brand.
Semua elemen ini akan kamu lihat juga pada contoh brief konten sosial media yang kita berikan di bagian berikutnya. Komponen-komponen ini wajib ada agar brief content benar-benar bisa dieksekusi dengan jelas dan tanpa revisi berulang.
Langkah-Langkah Cara Membuat Brief Content yang Efektif
Jika kamu ingin memahami cara membuat content brief yang efektif, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Tentukan Tujuan Konten
Mulai dengan menjawab: Apa tujuan utamanya? Awareness? Sales? Engagement?
Ini memengaruhi gaya, tone, dan format.
2. Tentukan Target Audiens
Gunakan deskripsi lengkap seperti usia, lokasi, minat, masalah, hingga kebiasaan mereka di sosial media. Semakin detail, semakin tepat arah kontenmu.
3. Tentukan Pesan Utama
Pastikan key message hanya satu. Konten dengan terlalu banyak pesan akan membingungkan.
4. Pilih Format Konten
Reels, TikTok, carousel, single post, atau video edukasi pendek?
Pahami karakter platform agar brief konten lebih terarah.
5. Tentukan Tone & Gaya Bahasa
Apakah konten ingin terlihat lucu, profesional, formal, atau santai? Tone yang konsisten sangat penting untuk branding.
6. Susun Outline Konten
Untuk video TikTok & Instagram:
- Hook (3 detik pertama)
- Inti pembahasan
- CTA
Outline ini akan sangat membantu desainer atau editor.
7. Tambahkan Detail Teknis
Seperti keyword yang wajib dipakai, durasi maksimal, orientasi video, warna brand, dan referensi.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu sudah memiliki panduan lengkap cara membuat brief content yang bisa digunakan di berbagai platform. Dokumen ini juga akan memudahkan seluruh tim kreatif dalam bekerja.
Manfaat & Keunggulan Menggunakan Brief Content
Menggunakan brief content bukan hanya soal rapi-rapi dokumen, tetapi merupakan fondasi strategi konten yang matang. Berikut manfaat utamanya:
-
Mempercepat Proses Produksi
Tim kreatif tidak perlu menebak-nebak arahan konten. Semua jelas sejak awal. -
Mengurangi Revisi
Banyak revisi terjadi karena tidak ada brief konten sosial media yang jelas. Dengan brief, kesalahan bisa diminimalisasi. -
Meningkatkan Konsistensi Branding
Tone, visual, dan pesan yang konsisten hanya bisa tercapai jika brief yang digunakan jelas dan terstruktur. -
Membantu Konten Lebih Tepat Sasaran
Karena brief menentukan audiens, pesan, dan tujuan sejak awal. -
Mendukung Kolaborasi Tim
Editor, videografer, copywriter, dan social media specialist memiliki acuan yang sama.
Inilah alasan kreator besar dan brand profesional selalu menggunakan brief konten sebelum memproduksi konten. Dokumen kecil ini punya dampak besar pada kualitas konten akhir.
Contoh Brief Content Sederhana yang Bisa Kamu Gunakan
Berikut contoh brief content Instagram dan TikTok yang bisa langsung kamu gunakan:
Judul Konten:
5 Kesalahan Umum Saat Mulai Bisnis Online
Tujuan Konten:
Edukasi & Awareness
Target Audiens:
Usia 18–30, pemula yang ingin memulai bisnis online, sering menonton konten tutorial & motivasi di TikTok/IG.
Pesan Utama:
Banyak pemula gagal bukan karena produknya buruk, tetapi karena strategi awalnya salah.
Format Konten:
Reels / TikTok Video 1080×1920, durasi 30 detik.
Outline Konten:
- Hook: “Banyak pemula gagal bisnis karena salah langkah dari awal!”
- Isi: 5 kesalahan umum (tanpa riset pasar, ikut-ikutan tren, tidak paham kompetitor, tanpa strategi konten).
- CTA: “Follow buat belajar bisnis online!”
Tone of Voice:
Friendly, edukatif, simple.
Referensi:
Akun edukasi bisnis di TikTok dan Instagram.
Mengutip dari website Revou.co, berikut bentuk dari content brief yang efektif setelah selesai dibuat
Contoh ini dapat kamu modifikasi sesuai kebutuhan konten yang ingin kamu buat.
Kenalan dengan Beruang Digital! Platform Belajar Bikin Konten Lewat Ebook “Mulai Kontenmu”
Beruang Digital hadir sebagai platform belajar digital marketing dan pembuatan konten untuk pemula yang ingin berkembang lebih cepat. Melalui ebook “Mulai Kontenmu”, kamu bisa mempelajari dasar-dasar membuat konten mulai dari riset, membuat brief content, membuat hook, hingga cara membangun niche yang tepat.
Keunggulan Beruang Digital:
- Materi yang mudah dipahami oleh pemula
- Fokus pada praktik langsung
- Berisi template dan contoh yang bisa dipakai
- Dibuat oleh praktisi yang sudah berpengalaman
- dan masih banyak lagi lainnya
Ebook ini sangat cocok untuk kamu yang ingin membangun personal branding, memulai bisnis online, atau menjadi content creator TikTok dan Instagram.
Baca Juga : Cara Membuat Script Video Konten Efektif & Menarik untuk Audiens
Yuk! Buat Brief Content Efektif Sekarang!
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa brief content adalah salah satu fondasi penting dalam proses pembuatan konten. Dengan memiliki brief konten yang jelas, kamu akan lebih mudah membuat konten yang konsisten, minim revisi, tepat sasaran, dan sesuai strategi.
Mulailah membuat brief content sebelum produksi agar kontenmu lebih profesional baik untuk kebutuhan bisnis, personal branding, maupun pekerjaan social media.
📘 Ingin belajar lebih lengkap?
Kamu bisa mulai dengan ebook “Mulai Kontenmu” dari Beruang Digital yang berisi panduan langkah demi langkah, contoh brief konten sosial media, hingga template siap pakai.
[DOWNLOAD EBOOK MULAI KONTENMU DARI NOL SAMPAI CUAN DISINI!]
Punya pertanyaan lebih lanjut? hubungi kami melalui website resmi www.beruangdigital.id atau nomor telepon/whatsapp 0851-1763-6569!

