Masih Salah Pakai Hashtag Ini Cara Optimasi Hashtag TikTok agar Konten Naik dan Mudah FYP!

Masih Salah Pakai Hashtag? Ini Cara Optimasi Hashtag TikTok agar Konten Naik dan Mudah FYP!

Kenapa Hashtag Penting untuk SEO TikTok?

Kalau dulu TikTok identik dengan “asal scroll, asal hiburan”, sekarang ceritanya sudah beda. Banyak orang mulai mencari sesuatu langsung di TikTok, entah itu review produk, tips bisnis, tutorial, sampai rekomendasi tempat makan. Nah, di sinilah peran hashtag TikTok jadi penting, bukan sekadar pemanis caption.

Hashtag ibarat label rak di minimarket. Kalau raknya jelas dan sesuai, pembeli gampang nemu barang yang dicari. Tapi kalau asal taruh, ya orang lewat begitu saja. Di TikTok, hashtag membantu algoritma memahami video kamu itu tentang apa, lalu menyalurkannya ke orang-orang yang memang tertarik. Tanpa optimasi hashtag TikTok yang tepat, video kamu bisa tenggelam meski kontennya bagus.

Baca & Pahami Ebook Panduan SEO Tiktok serta Kuasai FYP dengan Kontenmu Sekarang!

Apa Itu Optimasi Hashtag TikTok? Pengertian dan Konsep Dasarnya

Optimasi Hashtag TikTok adalah strategi memilih dan menggunakan hashtag secara terencana, relevan, dan sesuai konteks konten, supaya video lebih mudah ditemukan lewat pencarian maupun peluang masuk FYP. Jadi bukan sekadar copas hashtag viral, lalu berharap keajaiban terjadi.

Dalam TikTok SEO, hashtag berfungsi sebagai penanda topik. Algoritma membaca hashtag seperti membaca judul besar dari isi video. Kalau hashtag, caption, visual, dan audio selaras, TikTok akan lebih percaya untuk menyebarkan video tersebut ke audiens yang tepat.

Perlu dipahami juga, optimasi hashtag TikTok berbeda dengan Instagram. Di TikTok, relevansi jauh lebih penting daripada jumlah. Kadang pakai 3–5 hashtag yang tepat justru lebih efektif daripada 15 hashtag yang nggak nyambung. Intinya, hashtag bukan untuk pamer banyak-banyakan, tapi untuk mengarahkan konten ke “rumah” audiens yang tepat.

cta beruang digital

Langkah-Langkah Optimasi Hashtag TikTok yang Dapat Dilakukan

a. Riset Hashtag yang Relevan

Langkah paling dasar tapi sering disepelekan adalah riset hashtag. Banyak kreator langsung pakai hashtag populer tanpa tahu apakah hashtag itu benar-benar relevan dengan kontennya. Padahal, hashtag populer belum tentu tepat sasaran.

Cara paling gampang, manfaatkan fitur search TikTok. Ketik topik konten kamu, lalu lihat rekomendasi kata yang muncul. Dari situ, kamu bisa menemukan hashtag yang memang sering dicari orang. Selain itu, cek juga video-video di topik serupa dan perhatikan hashtag apa yang konsisten mereka gunakan.

Anggap saja riset hashtag itu seperti milih kata kunci sebelum nulis artikel. Kalau salah kata kunci, orang yang datang juga salah target. Dengan riset, optimasi hashtag TikTok jadi lebih terarah dan bukan sekadar coba-coba.

b. Kombinasikan Hashtag Populer dan Spesifik

Kesalahan umum kreator adalah hanya pakai hashtag super besar seperti #fyp atau #viral. Masalahnya, hashtag besar itu kompetisinya gila-gilaan. Video kamu bisa langsung ketutup ribuan konten lain dalam hitungan menit.

Strategi yang lebih aman adalah mengombinasikan hashtag populer dan hashtag spesifik (niche). Hashtag populer membantu jangkauan awal, sementara hashtag spesifik membantu video kamu bertahan lebih lama di audiens yang tepat.

Ibarat jualan, hashtag populer itu seperti buka lapak di pasar besar, ramai tapi saingan banyak. Hashtag spesifik itu seperti buka toko di komplek yang isinya orang-orang yang memang butuh produk kamu. Optimasi hashtag TikTok yang seimbang biasanya memadukan 2–3 hashtag besar + beberapa hashtag niche.

c. Gunakan Hashtag Berdasarkan Kata Kunci yang Dicari

TikTok sekarang sangat kuat di fitur pencarian. Itu sebabnya hashtag sebaiknya selaras dengan kata kunci yang sering dicari, bukan sekadar mengikuti tren.

Misalnya kamu bikin konten tentang tips jualan online. Daripada hanya pakai #fyp, akan lebih kuat kalau kamu pakai hashtag seperti #tipsjualanonline, #bisnisonlinepemula, atau #strategimarketing. Hashtag ini langsung nyambung dengan search intent audiens.

Anggap hashtag sebagai judul kecil dari video kamu. Kalau judulnya jelas, orang yang memang butuh informasinya akan lebih mudah menemukan. Inilah inti dari optimasi hashtag TikTok berbasis SEO, bukan sekadar viral-viralan.

d. Perhatikan Jumlah Hashtag yang Digunakan

Masih banyak yang percaya semakin banyak hashtag, semakin besar peluang FYP. Padahal kenyataannya, terlalu banyak hashtag justru bisa bikin algoritma bingung membaca konteks konten.

Jumlah ideal hashtag TikTok biasanya 3–7 hashtag, tergantung kompleksitas konten. Yang penting bukan jumlahnya, tapi kualitas dan relevansinya. Hashtag yang terlalu banyak tapi tidak nyambung malah membuat sinyal SEO jadi lemah.

Pikirkan hashtag seperti bumbu masakan. Kurang hambar, kebanyakan malah rusak. Optimasi hashtag TikTok yang efektif selalu menjaga keseimbangan, bukan berlebihan.

e. Evaluasi dan Sesuaikan Strategi Hashtag

Optimasi bukan kerja sekali lalu selesai. Kamu perlu evaluasi performa hashtag secara berkala. Perhatikan apakah video mendapatkan views dari pencarian, FYP, atau profil.

Kalau beberapa video dengan hashtag tertentu performanya bagus, pertahankan pola tersebut. Tapi kalau stagnan, jangan ragu untuk ganti pendekatan. Bisa jadi hashtag terlalu umum, atau tidak sesuai dengan audiens yang kamu targetkan.

Strategi hashtag TikTok itu dinamis. Algoritma berubah, tren berganti. Kreator yang konsisten evaluasi biasanya lebih cepat menemukan formula yang cocok untuk akunnya sendiri.

cta beruang digital

Kesalahan Umum Optimasi Hashtag TikTok dan Cara Menghindarinya

1. Terlalu Mengandalkan Hashtag Viral Tanpa Relevansi

Banyak kreator berpikir bahwa selama pakai hashtag viral seperti #fyp atau #viral, kontennya pasti ikut naik. Padahal, hashtag viral itu ibarat jalan tol super ramai, semua orang lewat, tapi justru konten kamu mudah “ketabrak” konten lain yang lebih besar. Kalau tidak relevan dengan isi video, algoritma TikTok akan kesulitan menentukan siapa audiens yang tepat.

Cara menghindarinya adalah dengan menjadikan hashtag viral hanya sebagai pelengkap, bukan fondasi utama. Tetap prioritaskan hashtag yang benar-benar sesuai dengan topik video dan kata kunci yang dicari audiens. Optimasi hashtag TikTok yang sehat selalu menempatkan relevansi di atas tren sesaat.

2. Menggunakan Hashtag Terlalu Umum dan Terlalu Luas

Hashtag seperti #bisnis, #tips, atau #motivasi memang terlihat menarik karena volumenya besar. Tapi justru di situlah masalahnya. Hashtag yang terlalu umum membuat konten kamu masuk ke “kolam” yang sangat luas, sehingga peluang untuk benar-benar terlihat jadi kecil.

Solusinya, gunakan hashtag yang lebih spesifik dan kontekstual. Misalnya, daripada #bisnis, lebih baik #bisnisonlinepemula atau #strategijualanonline. Dengan begitu, optimasi hashtag TikTok kamu lebih terarah dan menjangkau audiens yang memang relevan, bukan sekadar ramai tapi kosong.

3. Copy–Paste Hashtag dari Akun Lain Tanpa Penyesuaian

Meniru hashtag dari kreator besar memang terlihat praktis. Tapi yang sering dilupakan, setiap akun punya niche, audiens, dan performa yang berbeda. Hashtag yang bekerja untuk akun dengan jutaan followers belum tentu cocok untuk akun yang masih berkembang.

Daripada copy–paste, lebih baik jadikan akun lain sebagai referensi riset, lalu sesuaikan dengan konteks konten dan target audiens kamu sendiri. Optimasi hashtag TikTok seharusnya bersifat personal dan kontekstual, bukan meniru mentah-mentah.

4. Menggunakan Terlalu Banyak Hashtag dalam Satu Video

Masih banyak yang percaya “semakin banyak hashtag, semakin besar peluang FYP”. Padahal, terlalu banyak hashtag justru bisa membuat sinyal konten menjadi kabur. Algoritma TikTok jadi bingung menentukan fokus utama video kamu.

Idealnya, gunakan jumlah hashtag yang wajar dan relevan, biasanya di kisaran 3–7 hashtag. Anggap saja hashtag seperti penunjuk arah. Kalau kebanyakan rambu tapi arahnya beda-beda, orang justru bingung. Optimasi hashtag TikTok yang efektif selalu mengutamakan kejelasan, bukan kuantitas.

5. Tidak Pernah Mengevaluasi Performa Hashtag

Kesalahan terakhir yang paling sering terjadi adalah tidak pernah mengecek hasil. Banyak kreator terus memakai hashtag yang sama, padahal performanya biasa saja atau bahkan menurun.

Biasakan untuk melihat data dari TikTok Analytics: apakah views datang dari search, FYP, atau profil. Dari situ, kamu bisa menilai hashtag mana yang bekerja dan mana yang perlu diganti. Optimasi hashtag TikTok itu proses berulang coba, lihat hasil, lalu perbaiki.

cta beruang digital

Belajar Optimasi TikTok Lebih Terarah lewat Ebook Panduan SEO Beruang Digital

Masalah utama belajar TikTok SEO adalah belajar dari potongan konten acak. Hari ini bahas hashtag, besok bahas FYP, tapi tidak pernah benar-benar paham gambaran besarnya.

Di sinilah Ebook Panduan SEO Website, TikTok, dan Instagram dari Beruang Digital jadi solusi. Ebook ini tidak hanya membahas optimasi hashtag TikTok, tapi juga caption, keyword, konten, hingga evaluasi performa, semuanya dalam satu alur yang nyambung.

Dengan belajar terstruktur, kamu nggak cuma tahu “pakai hashtag apa”, tapi juga kenapa hashtag itu dipakai, dan bagaimana mengembangkannya untuk jangka panjang.

Baca Juga : Panduan SEO Tiktok: Cara Optimasi Konten agar Mudah Dicari Tahun 2026

Jadi Kreator Pintar, Bukan Kreator Asal Postingan

Optimasi hashtag TikTok bukan soal keberuntungan, tapi soal strategi dan konsistensi. Dengan riset yang tepat, kombinasi hashtag yang seimbang, dan evaluasi rutin, peluang konten kamu untuk ditemukan akan jauh lebih besar.

Kalau kamu ingin belajar TikTok SEO secara lebih serius dan terarah, Ebook Panduan SEO dari Beruang Digital bisa jadi langkah awal yang tepat. Daripada terus nebak-nebak dan berharap FYP, lebih baik mulai pakai strategi yang sudah terbukti.

Punya pertanyaan terkait Ebook? Hubungi tim Beruang Digital melalui nomor telepon/whatsapp 0851-1763-6569 atau melalui website resmi www.beruangdigital.id

Download Ebook SEO

Share the Post:
Related Post