Di tahun 2025, persaingan jualan online makin ketat. Biaya iklan naik, biaya admin marketplace makin tinggi, dan perang harga seolah tidak ada habisnya. Dalam kondisi seperti ini, UMKM perlu strategi berbeda agar tetap bisa cuan tanpa harus banting harga. Salah satu cara paling murah tapi sangat efektif adalah menggunakan teknik contoh personal branding.
Dengan teknik personal branding yang benar, pelanggan tidak hanya melihat produk, tapi juga percaya pada sosok di balik produk. Konsumen sekarang lebih suka membeli dari penjual yang mereka “kenal” lewat konten, dibanding toko anonim tanpa wajah. Pada artikel ini kita akan membahas Contoh Personal Branding yang menarik untuk bisnis UMKM dan langsung dapat dicoba! maka dari itu simak artikel ini sampai selesai ya!
1. Apa itu Teknik Personal Branding untuk Bisnis dan Mengapa?
Personal branding dalam konteks UMKM berarti membangun citra diri sebagai pemilik bisnis. Bukan hanya produk yang dikenal, tapi juga siapa penjualnya.
- Branding produk fokus ke kualitas, logo, dan kemasan.
- Personal branding fokus ke cerita, wajah, gaya komunikasi, dan nilai yang dibawa oleh pemilik usaha.
Keduanya saling melengkapi, tapi personal branding sering jadi faktor pembeda saat produk mirip dengan kompetitor. Kata kunci penting di sini adalah bagaimana pemilik bisnis menggunakan personal branding untuk bisnis dan personal branding UMKM untuk bisnis mereka dan bagaimana cara mereka mengelolanya.
Baca Juga : Cara Bangun Personal Branding untuk Bisnis yang Efektif
2. Teknik Personal Branding yang Relevan untuk UMKM
Ada beberapa teknik sederhana tapi powerful untuk mulai membangun personal branding:
- Tampilkan wajah pemilik bisnis di konten.
Jangan takut untuk muncul di kamera. Video packing order sambil menyapa pelanggan, cerita singkat kenapa memilih produk tersebut, atau sekadar unboxing stok baru bisa membuat konsumen merasa lebih dekat. Kehadiran wajah manusia membuat brand terasa nyata, bukan sekadar akun jualan. - Storytelling tentang perjalanan usaha.
Ceritakan kenapa kamu memulai bisnis ini. Misalnya: awalnya hanya coba jualan kue di rumah untuk teman, lalu banyak yang suka, akhirnya jadi usaha serius. Storytelling ini membangun emosi orang untuk tidak hanya beli produk, tapi juga “cerita” di balik produk. - Gunakan testimoni pelanggan.
Jangan hanya posting produk dengan klaim “terbaik”, biarkan pelanggan yang berbicara. Testimoni berupa chat WhatsApp, foto dari pembeli, atau video unboxing lebih dipercaya daripada promosi biasa. - Konsistensi gaya komunikasi dan visual.
Tentukan gaya komunikasi: apakah santai, formal, atau humoris. Terapkan konsisten di semua platform. Begitu juga visual, gunakan tone warna serupa agar mudah dikenali. Konsistensi ini yang membuat brand terlihat profesional, meski hanya dijalankan oleh UMKM kecil.
3. Konten Contoh Personal Branding untuk UMKM
Supaya lebih jelas, berikut contoh personal branding untuk UMKM yang bisa langsung dipraktikkan oleh pelaku :
1. Konten edukasi
Tidak hanya menjual, tapi juga memberi nilai. Misalnya:
- UMKM hijab bisa membagikan tips cara merawat hijab agar awet.
- UMKM frozen food bisa membuat video singkat “3 menu simpel pakai nugget homemade”.
Edukasi memberi kesan bahwa brand peduli, bukan sekadar mencari keuntungan.
2. Konten storytelling
Ceritakan kisah di balik produk.
- Kisah awal usaha: “Dulu saya hanya bikin brownies untuk keluarga, sekarang sudah bisa kirim ke 10 kota.”
- Behind the scene: proses produksi, packing, hingga kurir menjemput paket.
Konten seperti ini menumbuhkan trust karena menunjukkan usaha nyata.
3. Konten testimoni pelanggan
- Repost story pelanggan yang memakai produkmu.
- Video unboxing dari pembeli pertama yang antusias.
Testimoni yang ditampilkan dengan jujur bisa langsung meningkatkan trust jualan online.
4. Konten interaktif
- Buat polling: “Warna baju mana yang lebih kalian suka, hitam atau putih?”
- Q&A: “Mau tau cara bedakan skincare asli dan palsu?”
Interaksi ini membuat audiens merasa dilibatkan dalam bisnis, sehingga lebih loyal.
4. Studi Kasus UMKM Konten yang Sukses Bangun Trust
Dalam Ebook Jualan Online 2025, ada studi kasus menarik tentang perbedaan hasil antara seller yang membangun bisnis dengan teknik personal branding vs seller yang hanya fokus harga.
- Seller A yang hanya upload foto produk, tidak pernah tampil. Hasilnya: banyak view, sedikit closing.
- Seller B rajin tampil di konten, cerita soal usahanya, dan aktif repost testimoni. Hasilnya: follower lebih loyal, repeat order lebih tinggi.
Dari sini bisa dilihat, personal branding bukan sekadar gaya, tapi langsung berpengaruh ke omset.
5. Tips Memulai Personal Branding Tanpa Modal Besar
Banyak UMKM takut teknik personal branding butuh modal besar. Padahal kenyataannya tidak. Berikut tips sederhana yang bisa dilakukan:
- Gunakan HP untuk produksi konten.
Kamera HP sekarang sudah cukup bagus untuk membuat video pendek. Tidak perlu alat mahal. - Manfaatkan platform gratis.
TikTok, Instagram, WhatsApp Business bisa digunakan tanpa biaya. Yang penting konsistensi posting. - Posting rutin meski sederhana.
Jangan tunggu punya konten sempurna. Lebih baik posting sederhana tapi konsisten, daripada menunggu momen yang tidak pernah ada. - Fokus pada konsistensi, bukan kualitas mahal.
Konsistensi adalah kunci. Semakin sering audiens melihat wajah atau cerita kamu, semakin mereka percaya.
6. Mengapa Personal Branding Harus Jadi Prioritas UMKM di 2025
Tren konsumen saat ini jelas bahwa mereka lebih percaya pada “man behind the brand” daripada sekadar akun anonim. Personal branding membantu:
- Membangun kepercayaan jangka panjang.
- Memberi diferensiasi dibanding kompetitor yang hanya main harga.
- Membuat brand lebih humanis, dekat, dan relatable.
Dengan teknik personal branding, brranding untuk UMKM tidak hanya menjual produk, tapi juga membangun hubungan emosional dengan pelanggan.
7. Penutup
Personal branding adalah aset jangka panjang. Kalau UMKM menundanya, maka mereka hanya akan terus bersaing harga. Tapi kalau mulai sekarang, sedikit demi sedikit, trust akan terbentuk.
Ingin tahu cara lengkap membangun personal branding dan strategi jualan lainnya? Semua sudah dibahas detail dalam Ebook Formula Jualan Online dari Nol Sampai Cuan. Ebook ini bukan teori kosong, tapi berisi strategi, studi kasus nyata, serta checklist praktis.
Punya pertanyaan lain? hubungi tim Beruang Digital melalui Whatsapp 0851-1763-6569 atau melalui website www.beruangdigital.id

