Teknik Storytelling Marketing dalam Bisnis Jualan Online

Teknik Storytelling Marketing dalam Bisnis Jualan Online

Perilaku konsumen digital terus berubah. Di tahun 2025, audiens semakin kebal dengan iklan hard selling. Konten promosi yang terlalu “jual–jual” malah sering dilewati atau bahkan dianggap mengganggu. Sebaliknya, konten berbentuk cerita (storytelling) lebih mudah diterima karena terasa alami, emosional, dan relatable.

Bagi UMKM dan pebisnis online pemula, storytelling marketing bisa jadi senjata andalan. Dengan bercerita, kamu bukan hanya menjual produk, tapi juga membangun hubungan emosional yang membuat calon pembeli percaya. Fakta riset HubSpot (2024) bahkan menyebutkan bahwa konsumen lebih ingat cerita dibandingkan sekadar angka atau fakta produk.

1. Apa Itu Strategi Storytelling Marketing dalam Bisnis Online?

Storytelling marketing adalah teknik menjual dengan membungkus pesan promosi ke dalam sebuah cerita. Bedanya dengan konten promosi biasa? Kalau konten biasa hanya fokus pada harga dan fitur, storytelling menyajikan kisah yang membuat audiens merasa “dekat” dengan produkmu.

Contoh sederhana misalkan alih-alih bilang “Keripik singkong gurih, hanya Rp15.000”, kamu bisa bercerita, “Keripik singkong ini dibuat dari resep keluarga turun-temurun, dikupas dan digoreng langsung setiap pagi supaya tetap renyah.” Cerita ini memberi nilai emosional, bukan hanya harga.

2. Kenapa Storytelling Jualan Online Lebih Efektif daripada Sekadar Promo?

Ada tiga alasan utama:

  1. Membangun trust
    Pembeli lebih percaya dengan cerita nyata ketimbang sekadar klaim. Testimoni atau pengalaman pelanggan nyata jauh lebih kuat dibanding promosi biasa.
  2. Relatable
    Cerita membuat audiens merasa dekat. Mereka bisa membayangkan pengalaman yang sama.
  3. Meningkatkan value
    Produk yang punya cerita sering dianggap lebih bernilai, sehingga pembeli rela bayar lebih mahal.

Sebagai contoh, banyak brand UMKM kuliner lokal berhasil bertahan tanpa iklan besar hanya dengan konsisten menceritakan proses produksi mereka di TikTok. Cerita sederhana, tapi efeknya bisa meningkatkan kepercayaan dan penjualan.

 

cta beruang digital

 

3. Jenis Konten Storytelling Sales yang Bisa Dipakai Seller Online

Konten storytelling tidak melulu harus panjang. Ada beberapa bentuk sederhana yang efektif:

  1. Story behind the product
    Kisah di balik produk, seperti proses handmade, bahan alami, atau cerita usaha bangkit setelah pandemi.
  2. Testimoni sebagai cerita
    Pengalaman pelanggan yang dikemas jadi narasi, bukan hanya screenshot pesan singkat.
  3. Personal branding
    Cerita pemilik usaha yang relate dengan audiens, misalnya perjuangan mahasiswa yang jadi pengusaha.
  4. Edukasi dengan cerita
    Misalnya, tips singkat dikemas dalam bentuk kisah nyata, seperti cara mix & match baju yang disertai pengalaman pelanggan.

4. Langkah Praktis Membuat Konten Storytelling yang Menjual

Gunakan rumus sederhana: Masalah → Solusi → Hasil → Call to Action.

  • Masalah: “Banyak orang bingung mix & match baju polos.”
  • Solusi: “Kami hadir dengan koleksi basic yang gampang dipadukan.”
  • Hasil: “Banyak pelanggan jadi lebih percaya diri tampil simpel tapi stylish.”
  • CTA: “Klik link di bio untuk lihat katalog lengkap.”

Tips tambahan:

  • Gunakan format singkat seperti TikTok/IG Reels. Audiens digital hanya memberi 3 detik pertama untuk memutuskan menonton atau skip.
  • Pakai elemen visual yang kuat: ekspresi wajah, background relevan, atau teks singkat.
  • Tambahkan musik atau sound viral untuk mendukung cerita.

 

cta beruang digital

 

5. Strategi Storytelling di Berbagai Platform Jualan Online

Setiap platform punya karakter berbeda:

  1. TikTok
    Storytelling cepat & visual. Gunakan hook kuat di 3 detik pertama, misalnya “Pernah nggak kamu bingung pilih outfit ke kampus?”
  2. Instagram
    Kombinasikan reels, story interaktif, dan carousel edukatif. Cerita bisa lebih detail, ditambah elemen visual estetik.
  3. WhatsApp
    Gunakan status atau broadcast dengan cerita personal agar lebih intim, misalnya pengalaman pelanggan yang puas lalu di-repost.
  4. Marketplace (Shopee, Tokopedia)
    Manfaatkan deskripsi produk dengan storytelling. Contoh: “Baju ini terinspirasi dari gaya minimalis Korea yang cocok untuk sehari-hari.”

6. Kesalahan Umum dalam Storytelling Marketing yang Harus Dihindari

  • Cerita terlalu panjang tanpa arah menyebabkan audiens cepat bosan.
  • Terlalu fokus jualan sehingga konten jadi kaku dan tidak emosional.
  • Menyalin cerita kompetitor, terkadang storytelling yang otentik jauh lebih kuat daripada yang dibuat-buat.
  • Tidak konsisten seperti sekali cerita lalu berhenti, audiens tidak merasa terhubung.

Ingat, storytelling bukan iklan formal, melainkan percakapan emosional dengan calon pembeli.

 

Teknik Storytelling Marketing dalam Bisnis Jualan Online

 

7. Bagaimana Storytelling Bisa Meningkatkan Repeat Order

Cerita yang kuat bikin pelanggan merasa dekat dengan brand. Hasilnya? Mereka bukan cuma sekali beli, tapi balik lagi.

Contoh: brand skincare lokal Ruma Glow (sumber: Detik) berhasil membangun komunitas loyal lewat konten edukasi dan storytelling tentang perjalanan produk. Repeat order jadi tinggi meski tanpa iklan besar.

Contoh lain datang dari UMKM kopi lokal yang aktif di Instagram. Mereka rutin bercerita soal perjalanan petani kopi, proses roasting, hingga pengalaman pelanggan yang menikmati kopi di rumah. Hasilnya, meski harga lebih tinggi dari kopi instan, mereka tetap punya pelanggan setia karena cerita memberikan nilai lebih.

8. Ebook Formula Jualan Online, Panduan Lengkap Storytelling dan Strategi Cuan Lainnya

Artikel ini hanya “kulit luarnya” saja. Kalau kamu ingin strategi storytelling yang lebih lengkap mulai dari template konten, studi kasus UMKM, hingga checklist praktik harian, semuanya sudah dirangkum dalam Ebook Formula Jualan Online dari Nol Sampai Cuan.

Ebook ini bukan sekadar teori, tapi panduan praktis yang bisa langsung kamu terapkan. Di dalamnya ada strategi memilih produk, cara membangun personal branding, hingga tips storytelling yang teruji.

👉 Klik link berikut untuk mendapatkan ebook lengkapnya sekarang. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, kamu juga bisa langsung menghubungi tim Beruang Digital via WhatsApp (0851-1763-6569) atau website resmi kami www.beruangdigital.id.

 

Dengan teknik storytelling marketing, kamu bisa membangun personal branding yang efektif (seperti dibahas lebih detail di artikel sebelumnya Cara Bangun Personal Branding untuk Bisnis yang Efektif). Ingat, pembeli tidak hanya membeli produkmu, tapi juga cerita yang kamu bawa.

Share the Post:
Related Post